Enterpreneur

Posted : 26-11-19

Belajar Berwirausaha di MTs Negeri 1 Purbalingga

Dian Sri Yuli Astutin, S.Pd

Latar Belakang

 Entrepreneurship atau kewirausahaan adalah salah satu program pemerintah yang sedang digalakan. Bahkan program tersebut diintegrasikan kedalam system pendidikan.  Kewirausahaan dalam konteks perturan Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 adalah penguatan jiwa, nilai dan semangat kewirausahaan untuk kepentingan pendidikan yang bersifat sosial bukan kepentingan komersial atau mengkomersilkan madrasah. Dengan demikian pengembangan kewirausahaan dimadrasah oleh kepala madrasah adalah pengembangan karakteristik kewirausahaan seperti inovasi, bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah dan selalu mencari solusi terbaik dalam pengelolaan madrasah.

Program kewirausahaan merupakan program madrasah dan termasuk juga program kementerian Pendidikan Nasional yang bertujuan terbentuk manusia yang kreatif, inovatif, sportif dan wirausaha. Kewirausahaan di MTs N 1 Purbalingga dibuat berdasarkan dimensi kewirausahaan meliputi menciptakan inovasi, bekerja keras, motivasi yang kuat, pantang menyerah dan naluri kewirausahaan yang kuat sehingga diharapkan tertanam jiwa wira usaha sedini mungkin sebagai bekal hidup dimasa yang akan datang

Strategi pelaksanaan kewirausahaan di MTsN 1 Purbalingga dilakukan  dengan cara terintergrasi pada mata pelajaran tertentu, terintegrasi pada kegiatan ektrakurikuler, budya madrasah dan kegiatan pengembangan diri yang melibatkan siswa. Target yang diharapkan, siswa MTs N 1 Purbalingga dapat memahami program kewirausahaan meliputi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

Dengan adanya kewirausahaan   di MTsN 1 Purbalingga  siswa dapat melakasanakan program sesuai dengan rencana dan diharapkan mendapatkan pengalaman serta mengahasilakan keuntungan baik berupa keuntungan hasil produksi, hasil pemasaran maupun jasa persewaan. Harapan jangka panjang lulusan MTsN 1 Purbalingga dapat mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan bisa dijadikan bekal hidup yang menentukan kesejahteraan siswa.

Tujuan dan Manfaat

Tujuan penyusunan Program Pengembangan Kewirausahaan, yaitu:

  1. memberikan panduan/acuan bagi kepala madrasah dalam melakukan kegiatan dalam upaya mencapai keberhasilan madrasah sebagai organisasi pembelajar yang efektif;
  2. memberikan panduan/acuan bagi kepala madrasah dalam mengembangkan pengelolaan kegiatan produksi madrasah sebagai sumber belajar peserta didik
  3. mempermudah kepala madrasah dalam mempersiapkan pembinaan dan penilaian yang dilakukan oleh pengawas madrasah dan dinas pendidikan

Manfaat Program Pengembangan Kewirausahaan sebagai berikut.

  1. Mampu menciptakan inovasi yang berguna bagi pengembangan madrasah;
  2. Bekerja keras untuk mencapai keberhasilan madrasah/madrasah sebagai organisasi pembelajaran yang efektif;
  3. Memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai kesuksesan dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi sebagai pemimpin madrasah/madrasah/madrasah;
  4. Pantang menyerah dan selalu kraetif mencari solusi terbaik dalam menghadapi kendala madrasah/madrasah;
  5. Memiliki naluri kewirausahaan sebagai sumber belajar siswa;
  6. Untuk menjadi teladan bagi para guru khususnya mengenai kompetensi kewirausahaan.
  7. Mampu bertindak kreatif dan inovatif dalam melaksanakan pekerjaan melalui

        cara berfikir dan cara bertindak

  1. Mampu memberdayakan potensi madrasah secara optimal ke dalam berbagai kegiatan-kegiatan produktif yang menguntungkan madrasah
  2. Mampu menumbuhkan jiwa kewirausahaan (kreatif, inovatif,dan produktif) di kalangan warga madrasah

 

 

 

Target Pencapaian

Untuk mencapai target kewirausahan di MTs N 1 Purbalingga, kegiatan kewirausahanan  dapat dilakukan sebagai berikut :

NO

PELAKSANAAN

PELAKSANA

TARGET

1.

Terintegrasi Pada Mata Pelajaran

a.     Prakarya

Guru mapel dan siswa

Menjual hasil produk prakarya (produk kerajianan/produk rekayasa/produk budidaya/produk pengolahan

b.     MULOK

Guru mapel dan siswa

Menjual produk MULOK (assesoris dan pelengkap busana)

Persewaan hasil produk

c.     IPS

Guru mapel dan siswa

Menjual produk kebutuhan siswa

2

Terintegrasi dengan Ektrakurikuler

a.     KIR

Pembina Ektra, guru dan siswa

Teciptanya majalah Gema Matsabangga  persemester dan dijual kepada wali murid 

Terciptanya kalender madrasah pertahun dan dijual ke wali murid

 

Budaya Madrasah

b.     Koperasi Madrasah

Pengelola  koperasi, OSIS

Menjual kebutuhan siswa baru

Menjual kebutuhan siswa

Menjual  jajan siswa

c.    Kantin Madrasah

Pengelola kantin

Menjual  makanan sehat dimadrasah

d.    Menabung

Wali kelas/bendahara

Terbiasanya hidup hemat

e.     Pengelolaan Sampah

Guru Prakarya. Tenaga kebersihan. Siswa

Tebentuknya karya kerajinan yang mempunyai nilai jual

f.      Cukur Rambut

BK dan Wali kelas

Jasa cukur rambut

                     2.          

Pengembangan Diri

OSIS , Perwakilan Kelas

Pembina OSIS, OSIS dan perwakilan kelas

Kantin kejujuran yang menyediakan  jajan  sehat siswa bekerja sama dengan wali murid

 

Komentar: