PURBALINGGA – Sebanyak 41 anggota Pramuka MTs Negeri 1 Purbalingga mengikuti kegiatan Penilaian Calon Pramuka Penggalang Garuda pada Selasa (22/09/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas 9E dan 9F ini diikuti oleh 39 peserta putri dan 2 peserta putra, sebagai langkah awal untuk meraih tingkatan tertinggi dalam golongan Pramuka Penggalang.
Acara diawali dengan prosesi pembukaan yang berlangsung khidmat. Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tsalis Suwaibah, membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan yang memotivasi para peserta. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ahmad Ghufron, serta diakhiri sesi pembukaan dengan menyanyikan bersama lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Pramuka.
Memasuki acara inti, para peserta harus melewati serangkaian uji kelayakan dari tim penilai yang sangat komprehensif. Tim ini terdiri dari lima unsur, yakni Ketua Gugus Depan (Gudep), Pembina Pramuka, Andalan Ranting Urusan Penggalang Kwartir Ranting (Kwarran) Karanganyar, Tokoh Masyarakat, serta Orang Tua atau Wali peserta. Sistem penilaian dilakukan dengan ketentuan pendampingan gender yang ketat; peserta putra dinilai oleh tim penilai putra yang diwakili oleh Kak Nur Fadilah selaku Andalan Ranting Urusan Penggalang Putra, sedangkan peserta putri dinilai oleh penilai putri bersama Kak Ainun Fathurrohmah dari Andalan Ranting Urusan Penggalang Putri.
Proses penilaian diwarnai dengan momen penuh haru ketika para calon Penggalang Garuda melakukan prosesi sungkeman kepada orang tua atau wali masing-masing. Selain untuk memohon doa restu, momen ini sekaligus menjadi tahap penilaian dari pihak keluarga yang difokuskan pada aspek kepribadian anak sehari-hari di rumah.
Secara keseluruhan, penilaian sejatinya didasarkan pada kelengkapan portofolio yang telah disusun dan dikumpulkan oleh peserta. Penilaian ini difokuskan pada berbagai aspek yang diuji oleh masing-masing unsur penilai. Pihak orang tua atau wali bertugas menilai kepribadian dan karakter peserta. Selanjutnya, perwakilan Kwarran Karanganyar melakukan wawancara dan uji kepramukaan yang mencakup Syarat Kecakapan Umum (SKU), Syarat Kecakapan Khusus (SKK), Hasta Karya, serta pengetahuan keterampilan kepramukaan lainnya.
Di sisi lain, tokoh masyarakat berfokus pada penilaian aspek sosial dan interaksi peserta di lingkungan tempat tinggalnya. Sementara itu, Ketua Gudep beserta Pembina menilai aspek kepemimpinan (leadership), kerja sama tim (teamwork), serta capaian prestasi akademik maupun non-akademik peserta.
Kegiatan yang berlangsung intensif dari pukul 13.00 hingga 17.00 WIB ini merupakan tahap awal di tingkat Gugus Depan. Selanjutnya, para peserta yang lolos akan menghadapi tahap visitasi oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga di Kwarran masing-masing. Jika seluruh rangkaian dan syarat berhasil dipenuhi, 41 calon Pramuka Penggalang Garuda ini rencananya akan dilantik secara resmi pada momen bersejarah, yakni bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 2026 mendatang.
Penulis : Humas Matsabangga




