Purbalingga – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis riset dan menyongsong keikutsertaan murid dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Riset, MTs Negeri 1 Purbalingga menyelenggarakan kegiatan In House Training (IHT) Metodologi Riset. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru dan pegawai ini berlangsung selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa, 10–11 Agustus 2026 dan bertempat di Aula MTs Negeri 1 Purbalingga. Mengusung tema “Membangun Ekosistem Riset yang Inovatif, Kolaboratif, dan Berdaya Saing Menuju OMI Riset”, pelatihan ini menghadirkan narasumber Dr. M. Miftakhul Falah, M.Pd., M.Si., Widyaiswara dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan secara intensif dengan alokasi waktu total 20 Jam Pelajaran (JP) selama dua hari pelaksanaan.
Pada hari pertama, Senin (10/8), rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Kepala Madrasah, Syarif Hidayat. Sesi kemudian dilanjutkan oleh narasumber dengan penyampaian pengantar mengenai strategi pembimbingan riset. Narasumber juga memaparkan materi seputar pengenalan OMI Riset, kriteria dan sudut pandang penilaian juri, serta pemahaman dalam menentukan tema dan topik penelitian. Setelah itu, peserta diajak membedah konsep bagian awal proposal pada Bab I, meliputi penulisan judul, perumusan latar belakang, hingga penetapan masalah dan tujuan riset. Sesi diteruskan dengan pembentukan kelompok kecil dan penetapan bidang penelitian berbasis potensi lokal Wilayah Purbalingga, yang diakhiri dengan praktik perancangan Canvas Kerja Ide Penelitian yang kemudian dipresentasikan di masing-masing kelompok serta dievaluasi oleh narasumber secara langsung. Melalui proses review ini, para guru dan pegawai memperoleh pemahaman yang jauh lebih komprehensif terkait cara membedah ide, mengasah sudut pandang penelitian, hingga menyusun kerangka riset yang sistematis dan aplikatif.
Selanjutnya pada hari kedua, Selasa (11/8), agenda pelatihan dijadwalkan berfokus pada penyusunan bagian inti proposal pada Bab II dan Bab III yang mencakup tinjauan pustaka, landasan teori, dan metode penelitian. Para guru dan pegawai akan mempraktikkan langsung penyusunan outline proposal penelitian. Sesi kemudian direncanakan berlanjut dengan presentasi karya dan validasi akhir melalui review proposal, serta pemaparan konsep kokurikuler integratif yang memadukan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Pembelajaran Terpadu untuk mendukung pembelajaran riset di madrasah.
Melalui pelaksanaan IHT Metodologi Riset ini, diharapkan ekosistem riset di MTs Negeri 1 Purbalingga dapat tumbuh secara berkelanjutan, sehingga para guru memiliki kesiapan yang matang dalam membimbing dan mengantarkan murid-murid mencetak berbagai inovasi serta prestasi membanggakan di masa depan.
Penulis : Humas Matsabangga




