PURBALINGGA — Suasana meriah dan penuh kekhidmatan menyelimuti rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2026. Berbagai kegiatan positif dan perlombaan digelar untuk menyemarakkan momen bersejarah tersebut, salah satunya adalah ajang Festival Hadroh tingkat Kecamatan Karanganyar-Kertanegara yang diselenggarakan oleh Majelis Ta’lim Muwati Sholihah. Kegiatan seni sholawat yang sangat dinanti-nanti ini dilangsungkan selama dua hari penuh, yakni pada hari Sabtu dan Minggu tanggal 24 – 25 Oktober 2026, bertempat di Lapangan Alun-Alun Karanganyar.
Festival seni sholawat dan hadroh ini menarik perhatian banyak pihak karena diikuti oleh total 50 tim peserta dari berbagai kalangan yang antusias menunjukkan kebolehan mereka. Ajang perlombaan ini dibagi menjadi dua kategori utama yang dilombakan, yaitu kategori pelajar/santri serta kategori umum. Tingginya antusiasme peserta membuat persaingan antar-tim terasa begitu ketat, di mana setiap peserta menampilkan tabuhan rebana serta lantunan sholawat terbaiknya di hadapan para penonton dan dewan juri.
Setelah melalui proses penampilan yang memukau serta penilaian yang ketat dari dewan juri, Tim Hadroh MTs Negeri 1 Purbalingga berhasil mencatatkan prestasi gemilang. Berkat kerja keras, latihan rutin, serta penampilan terbaiknya sehingga tim kebanggaan madrasah ini dinobatkan sebagai Juara 1 untuk Kategori Pelajar/Santri. Atas keberhasilan tersebut, tim hadroh Matsabangga berhak menerima piala penghargaan, sertifikat, serta uang pembinaan. Hasil manis ini tentu tidak dapat diraih tanpa adanya bimbingan penuh kesabaran dan dedikasi dari para pelatih, yaitu Eli Purwanti dan Muhammad Fadlil Abdillah.
Capaian luar biasa di bidang seni Islami ini kembali membuktikan bahwa potensi murid madrasah sangatlah luas dan berkembang dengan baik di berbagai bidang. Prestasi yang membanggakan tidak hanya bisa diraih melalui jalur akademik di dalam kelas saja, melainkan bidang non-akademik seperti seni hadroh dan keagamaan juga mampu melahirkan prestasi-prestasi hebat yang mengharumkan nama madrasah. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memotivasi seluruh murid untuk terus mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan mereka pada seni budaya Islam.
Penulis : Humas Matsabangga




