Purbalingga – Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti wilayah Kecamatan Karanganyar dan sekitarnya pada Kamis (24/9). MTs Negeri 1 Purbalingga sukses menggelar acara Karnaval. Kegiatan meriah ini merupakan rangkaian acara hari pertama dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-58, yang pada tahun ini mengusung tema “Harmoni 58 Tahun MTs Negeri 1 Purbalingga: Bersatu dalam Aksi, Lestari dalam Tradisi, Gemilang dalam Prestasi”.
Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta sudah berkumpul dengan penuh antusias di Indoor Matsabangga. Sepanjang rute yang dilalui, rombongan karnaval disambut dengan sangat hangat oleh masyarakat luas yang memadati pinggir jalan. Kehangatan warga ternyata tidak hanya terlihat dari antusiasme mereka saat menonton. Sepanjang jalan, khususnya masyarakat Jambudesa dengan sukarela dan tulus hati memberikan berbagai jamuan untuk seluruh peserta karnaval, mulai dari air minum, aneka camilan, bahkan hingga buah-buahan segar. Atas sambutan luar biasa dan kebaikan hati masyarakat ini, keluarga besar MTs Negeri 1 Purbalingga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.
Barisan karnaval dipimpin oleh mobil patwal Polsek Karanganyar di posisi terdepan. Di belakangnya, Pasukan Bendera berjalan dengan diiringi alunan musik dari Drumband Matsabangga yang semarak dan sukses menampilkan keahliannya dalam bermain alat Daya tarik utama parade ini tentu berasal dari kreativitas sekitar 1.000 murid kelas 7, 8, dan 9, beserta jajaran guru dan pegawai yang mengenakan kostum tematik yang luar biasa beragam.
Penonton disuguhi pesan bermakna melalui ragam tema budaya yang diusung oleh barisan murid. Kekayaan Nusantara tergambar jelas lewat tema-tema pelestarian budaya, seperti Pesona Kebaya dan Lurik Nusantara, Batik Indonesia, Batik Nusantara – Harmoni Tradisi, hingga Kekayaan dan Keindahan Adat Betawi. Ada pula barisan memukau yang mengangkat tema Pesona Wanita Jawa dan Harmoni Sastra, Sajadah Panjang Hayat: Sulam Jarik, Sujud Kita, serta Janggan Mahardika: Harmoni Tradisi, Dedikasi 58 Tahun Matsabangga. Semangat kebangsaan juga diwujudkan lewat pesan Semarak Harlah dalam Balutan Budaya Nusantara: Melestarikan Tradisi, Menguatkan Persatuan, serta ajakan untuk terus melestarikan keberagaman dalam karya, berbudaya, dan berprestasi.
Di barisan lain, rombongan berkostum Timur Tengah (Arabian) tampil totalitas membawa properti miniatur Ka’bah karena mengusung tema religius bertajuk Goes to Mekkah Madinah: Melangkah Gagah Menembus Dunia, Berhati Suci Menuju Mekah Madinah. Menariknya, di tengah barisan juga hadir ide unik dan kreatif menyulap kursi roda untuk membawa perangkat sound system pengiring alunan lagu sepanjang jalan.
Suasana karnaval juga dipenuhi dengan inspirasi masa depan dan pendidikan. Penonton dibuat kagum dengan hadirnya barisan bertema Gemilang Masa Depanku, Generasi Muda Masa Depan Berbakat, Golongan Terpelajar, Laskar Pelangi Madrasah, hingga Harmoni Sains dalam Aksi. Tak ketinggalan, ada juga tema Beragam Profesi Satu Nyali, Mengabdi untuk Umat dan Negeri, unjuk gaya ala Pejabat, hingga barisan Semangat Sportif, Atlet Bulutangkis. Para murid tampil percaya diri berdandan menjadi dokter, guru, polisi, TNI, pemadam kebakaran, pilot, astronot, insinyur, arsitek, ilmuwan, pengusaha, petani modern, nelayan, seniman, jurnalis, hakim, pengacara, koki, programmer, animator, hingga fotografer. Ada juga yang mengenakan seragam SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, hingga perguruan tinggi. Melalui ragam profesi ini, tersirat pesan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk menggapai masa depan gemilang dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa.
Seluruh kemeriahan parade ini melintasi rute yang dimulai dari Indoor Matsabangga, melewati Polsek, Karangmiri, kawasan Jambudesa (Kaligowok, Karangtalun, SDN Jambudesa, Kalimanggis), Karanganyar, dan berakhir kembali di madrasah. Barisan karnaval ini juga diselingi oleh hiburan sound system serta dikawal oleh mobil ambulance dari Puskesmas Karanganyar untuk memastikan keselamatan dan kesehatan seluruh peserta.
Setibanya kembali di madrasah sekitar pukul 09.30 WIB, kegembiraan belum usai. Acara dilanjutkan dengan Pentas Seni di Indoor. Sambil beristirahat, para murid menukarkan kupon dengan paket jajanan sehat senilai Rp5.000 serta menikmati fasilitas es krim walls gratis. Panggung hiburan makin ramai oleh aksi pentas seni dari berbagai kelas.
Sebagai penutup kemeriahan hari ini, panitia menggelar sesi pembagian doorprize interaktif tahap awal yang disponsori oleh para rekanan madrasah. Keseruan ini rupanya belum berakhir, karena pengundian doorprize masih akan dilanjutkan pada rangkaian acara esok hari. Tentu saja hal ini semakin menambah antusiasme seluruh siswa, mengingat masih banyak hadiah-hadiah yang melimpah dan menarik, mulai dari setrika, kompor gas, mesin cuci, hingga hadiah utama berupa sepeda yang siap untuk dibawa pulang oleh murid matsabangga.
Melalui rangkaian kegiatan di hari pertama yang penuh sukacita ini, MTs Negeri 1 Purbalingga berharap dapat terus tumbuh mewujudkan madrasah yang maju, unggul, dan berkarakter. Harapan luhur tersebut selaras dengan semangat tema Harlah ke-58 yang diusung pada tahun ini, yaitu “Bersatu dalam Aksi, Lestari dalam Tradisi, Gemilang dalam Prestasi”.
Penulis : Humas Matsabangga




